Berita & Blog


Kriteria Jasa Maklon Yang Harus Dipahami Oleh Pebisnis

Kriteria jasa maklon harus memenuhi kaidah bisnis maklon itu sendiri. Jasa maklon memberikan keuntungan terutama bagi pebisnis yang ingin fokus pada perluasan pemasaran produk. Karena pada sistem jasa maklon, barang-barang akan diselesaikan oleh pihak pemberi jasa (disubkontrakkan). Sedangkan pengguna jasa bisa berfokus dalam memperluas pasar, sehingga prodaknya terjual dengan baik.

Pemberi jasa pada bisnis maklon akan berperan dalam menyelesaikan dan mengerjakan barang yang sudah dipesan oleh pengguna jasa. Sehingga istilahnya pengguna jasa akan terima beres dengan hasil yang dikerjakan oleh pemberi jasa. Berikut ini ada beberapa kriteria jasa maklon yang dibutuhkan dalam berbisnis, di antaranya adalah:

1. Transaksi Jasa Maklon Harus Dua Pihak

Transaksi yang dimaksudkan adalah harus ada dua pihak yang terlibat. Dua pihak tersebut adalah pengguna jasa yaitu pemilik barang atau produk yang akan dikerjakan. Pihak yang satunya adalah pihak pemberi jasa (subkontraktor) yaitu pihak yang memfasilitasi dalam pembuatan barang. Tujuannya adalah untuk memberikan keringanan pada pengguna jasa.

2. Proses Pengerjaan Sampai Pengemasan Di Tangan Pemberi Jasa

Jasa maklon memang berusaha untuk memudahkan pebisnis dengan modal yang tidak terlalu banyak. Karena pebisnis akan diberikan jasa untuk pengerjaan barangnya hingga pengemasan, atau hanya pengemasannya saja. Setelah produk di kerjakan hingga pengemasan, produk akan dikembalikan kepada pengguna jasa untuk dijual dan dipasarkan.

3. Kepemilikan Barang Di Tangan Pengguna Jasa

Barang yang menjadi produk dari pengguna jasa merupakan seluruhnya hak dari pemilik barang tersebut. Penyedia jasa hanya tinggal memproduksinya dan mengemasnya sesuai dengan permintaan dari pemilik barang. Sehingga terjadilah proses transaksi yang menguntungkan kedua pihak.

4. Pengguna Jasa Fokus Pada Pemasaran Produk Agar Lebih Efisien

Salah satu keuntungan bisnis maklon adalah pengguna jasa bisa lebih efisien dan berfokus dalam hal pemasaran. Produk yang dikerjakan tetap menggunakan brand dari pengguna jasa, tetapi masalah produksi diserahkan kepada pemberi jasa. Produk yang sudah dikemas, siap dipasarkan kepada konsumen atau di distribusikan pada agen.

5. Modal Dapat Dialihkan Untuk Keperluan Lain

Perintisan bisnis membutuhkan modal yang tidak sedikit, tetapi jika menggunakan jasa maklon maka modal bisa sebagian dialihkan untuk keperluan lain. Modal yang biasanya bisa habis untuk keperluan biaya lokasi pabrik, tenaga kerja dan biaya produksi. Sekarang bisa dialihkan untuk keperluan iklan yang berguna dalam pemasaran produk.

6. Spesifikasi Barang Ditentukan Oleh Pengguna Jasa

Pengguna jasa atau yang disebut sebagai pemilik barang akan memberikan spesifikasi atau detail produk kepada pemroduksi barang. Sehingga barang yang dihasilkan atau diproduksi sesuai dengan kriteria dari pengguna jasa. Sebagai contoh pengguna jasa memberikan kriteria spesifik untuk barangnya yang dapat membedakan dengan produk orang lain.

7. Bahan Baku, Barang Setengah Jadi dan Bahan Pembantu Disediakan Seluruhnya Atau Sebagian Oleh Pemilik Barang

Pemilik barang bisa memberikan sedikit produk mentahan barangnya jika memang ada bahan baku sebelumnya. Sehingga penyedia jasa hanya tinggal memperbaiki, mengelola dan mengemas agar hasil barang yang sudah jadi memiliki nilai jual lebih. Pemilik barang yang tidak memiliki bahan baku juga bisa mempercayakan seluruhnya pada penyedia jasa.

Beberapa bahasan di atas merupakan kriteria jasa maklon yang memang sudah lama dipergunakan oleh beberapa pihak. Jasa maklon sangat menguntungkan untuk digunakan dalam bisnis, terutama yang membutuhkan banyak produk dan modalnya sedikit.

Kriteria jasa maklon memang sebanding antara pemilik produk (pengguna jasa) dengan penyedia jasa. Oleh karena itu akan timbul suatu kesepakatan dalam hal menghasilkan dan menerima produk yang dibuat. Para pebisnis yang memang bergerak di bidang produk, sebaiknya mencoba berbisnis dengan jasa maklon.