Berita & Blog


Menjalankan Bisnis MLM lebih Mudah dengan Software Multi Level Marketing

Software Multi Level Marketing (MLM) semakin dikenal di dunia bisnis karena kemudahan yang diberikannya. Kita mungkin sudah mengenal bisnis MLM dari berbagai bisnis luar negeri yang memang sistem marketing tersebut mampu mendatangkan banyak keuntungan. Sekarang ini, untuk bisa membangun bisnis MLM bukanlah hal yang mustahil sehingga kita bisa memiliki brand tersendiri. 

Jika Anda tertarik untuk memiliki bisnis MLM sendiri, maka Anda harus mempelajarinya dari awal. Mengenal bisnis MLM dengan baik tentunya akan membantu kita dalam mengatur strategi menjalankan bisnis ini dengan baik dan menguntungkan.

Alasan Memilih Bisnis MLM

Sebenarnya, banyak bisnis dengan sistem marketing lainnya yang bisa dipilih. Namun, bisnis ini memiliki kelebihan tersendiri yang membuat kita harus memilih bisnis MLM, jika ingin mendapatkan keuntungan yang besar dari kesuksesan bisnis yang kita jalankan. Bagi Anda yang memiliki tanggung jawab lain, seperti ibu rumah tangga, karyawan, mahasiswa atau lainnya cocok untuk menjalankan bisnis ini.

MLM melalui jasa maklon mampu mendatangkan pasive income yang menjanjikan. Jadi, Anda masih bisa melakukan pekerjaan lainnya sekaligus mendapatkan keuntungan dari bisnis MLM setiap bulannya. Sebagai pendapatan tambahan, bisnis ini cukup menjanjikan dan menguntungkan. Setiap bulannya, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang berlipat jika mampu menjaga hubungan baik dengan downline.

Bisnis MLM tidak bisa jauh dari downline dan upline. Untuk bisa mendapatkan keuntungan yang berlipat, Anda harus memiliki downline yang berpotensi dalam menjual produk Anda. Semakin banyak produk yang diorder melalui downline, maka semakin banyak pula keuntungan yang bisa kita dapatkan. Oleh karena itu, kita harus senantiasa memperluas relasi sehingga bisa mendapatkan downline yang memiliki jiwa persone selling yang kuat.

Multi Level Marketing Vs Bisnis Biasa

Sebelum Anda menjalankan bisnis MLM dengan jasa maklon, ada baiknya Anda mengetahui apa perbedaan antara bisnis dengan sistem MLM dengan bisnis biasa. Berikut adalah perbedaannya:

1. Armada penjualan

Dalam bisnis MLM, distributor berperan sebagai tenaga penjualnya dan mereka akan mempekerjakan diri mereka sendiri, menjadi bos untuk diri sendiri. Berbeda dengan bisnis biasa atau konvensional dimana arus barang pasti melalui produsen - distributor - grosir - pedagang eceran - konsumen.

2. Pembagian laba

Para distributor bisnis MLM akan mendapatkan keuntungan dari perbandingan langsung bisnis yang dilakukan. Berbeda dengan bisnis biasa dimana orang-orang yang terlibat akan mendapatkan keuntungan dari pemilik dan direktur berbagai usaha distribusi. Pegawai penjualan dalam bisnis biasa jarang menikmati keuntungan, meskipun sudah bekerja keras. 

3. Menjual produk

Penjualan MLM dilakukan melalui direct selling atau penjualan langsung, sementara bisnis biasa menjual barang melalui toko, pos atau katalog. 

Cara Kerja Multi Level Marketing

Untuk bisa menjalankannya dengan baik dan suskes, penting untuk mengetahui cara kerja bisnis MLM. Berikut ini adalah cara kerja yang bisa Anda pelajari:

1. Distributor perusahaan MLM men-sponsori

Seorang distributor akan berlaku sebagai sponsor Anda yang nantinya akan mengajak Anda bergabung ke bisnis MLM yang sedang dijalankan. Di sini, Anda bertugas untuk menjual produk-produk perusahaan dengan mencari konsumen sekaligus mitra bisnis baru untuk membentuk jaringan yang luas.

2. Membayar pendaftaran atau uang pengkal

Pada bisnis MLM, seorang anggota atau distributor harus mendaftar terlebih dulu dan biasanya mereka akan dikenakan biaya pendaftaran. Uang ini akan diserahkan ke stokiest sekaligus formulir pendaftaran yang sudah dilengkapi oleh calon distributor. Setelah membayar, anggota atau distributor baru akan mendapatkan fasilitas, seperti buku pedoman, katalog, kartu anggota dan lain sebagainya.

3. Menandatangani kontrak atau perjanjian

Kontrak ini bersifat mengikat distributor dan perusahaan dimana peraturan ini harus dipatuhi. Dalam kontrak tersebut, biasanya akan berisi marketing plan, pedoman distributor dalam menjual produk, penetapan harga dan lain sebagainya. 

4. Distributor sudah dapat menjual produk

Kebanyakan bisnis MLM ini dilakukan dengan direct selling dimana distributor harus bertemu secara langsung dengan calon pembeli untuk menawarkan produknya. 

5. Mengembangkan jaringan

Tugas distributor bukan hanya mendapatkan konsumen, tapi juga mengajak orang lain untuk menjadi distributor baru atau downline-nya agar jaringan penjualan bisa lebih luas. Untuk bisa memperluas jaringan dengan mudah, Anda bisa menggunakan software Multi Level Marketing. Melalui software ini Anda akan mendapatkan kemudahan dalam mengelola setiap penjualan downline sehingga pengawasan bisa dilakukan dengan mudah.

Software ini tidak bisa didapatkan dengan mudah. Jika Anda sedang mencari software MLM ini. Maka Anda bisa mempercayaknnya pada kami sebagai jasa maklon profesional yang membantu bisnis Anda menjadi lebih mudah dan sukses.

TOP